Ayat ayat tentang lingkungan serta pemahamannya terhadap keseimbangan lingkungan
AYAT-AYAT TENTANG LINGKUNGAN SERTA PEMAHAMANNYA TERHADAP KESEIMBANGAN LINGKUNGAN
DISUSUN OLEH :
ELFIDA HAYANI 2130300005
DOSEN PENGAMPU :
ZILFARONI, S.Sos. I., M.A.
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
SYEKH ALI HASAN AHMAD ADDARY PADANGSIDIMPUAN
FAKULTAS DAKWAH DAN ILMU KOMUNIKASI
T.A. 2023/2024
KATA PENGANTAR
Pertama-tama saya panjatkan puja & puji syukur atas rahmat dan ridho Allah SWT. karena tanpa rahmat dan ridhonya, saya tidak dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik dan selesai tepat waktu.
Dalam makalah ini saya menjelaskan tentang “Ayat-ayat tentang lingkungan serta pemahamannya terhadap keseimbangan lingkungan..
Mungkin dalam pembuatan makalah ini terdapat kesalahan yang belum kami ketahui, maka dari itu saya mohon saran & kritik dari teman-teman maupun dosen. Demi tercapainya makalah yang sempurna
Padangsidimpuan, 04 Maret 2023
Elfida Hayani
A.LATAR BELAKANG
Lingkungan merupakan tempat dimana manusia dan hewan sertatumbuhan hidup. Banyak hal yang menyebabkan krisinya lingkungan hidup, yang mengakibatkan rusaknya lingkungan sehingga kondisinya tidak kondusif lagi. Penyebab utama krisis lingkungan hidup dianggap karena perilaku manusia yang di pengaruhi oleh cara pandang. Manusia memiliki cara pandang yang hanya ingin mengeksploitasi dan menguras alam semesta hanya demi memenuhi kepentingan dan kebutuhan hidupnya, tanpa cukup memberi perhatian kepada kelestarian alam. Banyak manusia yang sering merusak lingkungan tanpa mereka sadari atau tidak mereka sadar (Keraf, 2010). Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan mengembangkan karakter peduli lingkungan.
Karakter peduli lingkungan merupakan sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan alam sekitarnya dan pengembankan upayaupaya untuk memoerbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi. Pembangunan karakter bangsa peduli lingkungan dapat dilakukan melalui pendidikan, pembelajaran, dan fasilitasi. Melalui pendidikan, pembangunan karakter dilakukan dalam konteks makro dan mikro. Pendidikan menjadi garda depan dalam upaya pembentukkan karakter manusia Indonesia yang sesungguhnya dan sekolah merupakan sector utama yang secara optimal memanfaatkan dan memberdayakan semua lingkungan belajar yang ada untuk menginisiasi, memperbaiki, menguatkan, dan menyempurnakansecara terus menerus melalui proses pendidikan karakter di sekolah (Al-Anwari, 2014).
Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup adalah upaya sistematis dan terpadu yang dilakukan untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup dan mencegah terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup yang meliputi perencanaa, pemanfaatan, pengendalian, pemeliharaan
A.Lingkungan hidup menurut ilmu pengetahuan
Pengertian lingkungan hidup
Dalam kehidupan di muka bumi yang terdiri dari berbagai komponen yaitu manusia, tumbuhan, hewan dan jasad renik membuktikan bahwa kehidupan terbentuk dari adanya beberapa komponen yang saling berkaitan. Seringkali manusia merasa bahwa kedudukannya sebagai makhluk hidup adalah bagian terpenting dalam kehidupan, namun kenyataannya dalam hal ini justru manusia yang sangat membutuhkan komponen makhluk hidup yang lain untuk menjalani kehidupannya. Manusia akan kesulitan apabila tumbuhan dan hewan tidak ada, namun sebaliknya tumbuhan dan hewan akan tetap mampu bertahan meskipun tidak ada manusia. Hal itulah yang memperlihatkan bahwa lingkungan adalah suatu kesatuan komponen yang saling melengkapi dalam memenuhi kebutuhan hidup manusia. Anggapan bahwa manusia adalah penguasa dari alam semesta tentu tidaklah benar. Seyogyanya manusia mau menyadari bahwa tumbuhan, hewan dan komponen makhluk hidup yang lain menjadi bagian penting dalam keberlangsungan kehidupan manusia. Olekarena itu penting bagi manusia untuk memahami lingkungan dan pola pelestarian lingkungan untuk mempertahankan kelangsungan kehidupan seluruh makhluk hidup. Manusia bersama hewan, tumbuhan dan jasad renik berada pada sebuah ruang yang tidak hanya mereka yang menempatinya, melainkan ada makhluk tak hidup yang juga memiliki peran penting dalam kehidupan seperti udara, yang terdiri dari berbagai macam gas, uap air, zat padat dan zat cair, batu dan tanah .
Lingkungan yang ditempati oleh makhluk hidup dan tak hidup tersebut dinamakan lingkungan hidup. Lingkungan hidup sebagai satu kesatuan ruang dengan semua benda, daya dan kondisi makhluk hidup, termasuk manusia dengan perilakunya yang mempengaruhi keadaan lingkungan hidup itu sendiri. Dalam Ilmu Ekologi, alam dilihat sebagai jalinan sistem yang paling terkait satu sama lain. Artinya setiap makhluk hidup berada dalam suatu sistem tatanan kehidupan yang dipengaruhi oleh asas-asas dalam kelangsungan kehidupan ekologi tersebut. Pengertian lingkungan hidup menurut para ahli, sebagai berikut: Menurut Sambah Wirakusumah Lingkungan hidup adalah meliputi semua aspek eksternal biologis, dimana organisme hidup dan ilmu lingkungan menjadi aspek lingkungan organisme itu.
Pengertian lingkungan hidup menurut Emile Salim lingkungan hidup diartikan sebuah benda, kondisi, keadaan dan pengaruh yang terdapat dalam sebuah ruang yang kita tempati dan mempengaruhi hal yang hidup termasuk kehidupan manusia. Sedangkan menurut Soedjono lingkungan hidup sebagai lingkungan fisik atau jasmani yang terdapat di alam. Pengertian ini menjelaskan bahwa manusia, hewan dan tumbuh-tumbuhan dilihat dan dianggap sebagai perwujudan fisik jasman
2. Sumber Daya Alam dan Lingkungan Manusia dan lingkungan adalah dua hal yang tidak terlepas kebermanfaatannya satu sama lain. Manusia mempengaruhi lingkungan,begitu juga sebaliknya lingkungan dapat mempengaruhi manusia.
Dalam ekosistem, manusia tidak dapat terpisahkan dengan keberadaan dan fungsional sumber daya alam hayati maupun non hayati. Pada kenyataannya manusia memiliki daya dan akal yang lebih dominan dibandingkan komponen lain di sebuah ekosistem dan lingkungan sehingga keberadaan manusia menjadi penting dan berpengaruh lebih besar pada kondisi lingkungan. Manusia harus dapat menjaga keserasian dan keseimbangan kondisi lingkungan dengan memperhatikan jumlah dan daya yang akan terbentuk oleh adanya berbagai jenis sumber daya alam yang berada di sebuah ekosistem19
3. Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Manusia dalam kehidupannya memiliki kebutuhan yang harus dipenuhi untuk menjaga keberlangsungan hidupnya. Kebutuhan manusia meliputi kebutuhan primer, sekunder dan tersier. Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, manusia memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia di muka bumi ini
1.berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 22:
وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَٰٓئِكَةِ إِنِّى جَاعِلٌ فِى ٱلْأَرْضِ خَلِيفَةً ۖ قَالُوٓا۟ أَتَجْعَلُ فِيهَا مَن يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ ٱلدِّمَآءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ ۖ قَالَ إِنِّىٓ أَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُون
Artinya: Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi”. Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”
Tafsirul Jalalain menjelaskan perihal Surat Al-Baqarah ayat 22 bahwa Allah menjadikan bumi sebagai hamparan yang terbentang tiada tara baik kekerasan maupun kelunakannya sehingga tidak mungkin menetap terus menerus di dalamnya. Sedangkan “langit sebagai bangunan” maksudnya adalah sebagai atap.
2. Surat Al-A'raf ayat 56
وَلَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَاحِهَا وَادْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَع أَ إِنَّ رَحْمَتَ اللَّهِ قَرِيبُ مِنَ الْمُحْسِنِينَ
Artinya:
"Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaiki dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat dengan orang-orang yang berbuat baik." (QS: Al-A'raf Ayat: 56)
Berdoalah kepada Tuhan kalian dengan berendah diri dan suara yanglembut. Sesungguhnya Allah tidakmenyukai orang-orang yang melampaui batas. Dan janganlah kalian membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik. Allah subhanahu wa ta’ala memberikan petunjuk kepada hamba-hamba-Nya agar mereka berdoa memohon kepada-Nya untuk kebaikan urusan dunia dan akhirat mereka. Untuk itu Allah subhanahu wa ta’ala berfirman: Berdoalah kepada Tuhan kalian dengan berendah diri dan suara yang lembut. (Al-A'raf: 54) Menurut suatu pendapat, makna yang dimaksud ialah mengucapkan doa dengan perasaan yang rendah diri, penuh harap, dan dengan suara yang lemah lembut.
a. Asbab an-nuzul
b. Penafsiran
Dalam ayat ini Allah melarang manusia agar tidak membuat kerusakan di permukaan bumi. Kerusakan ini mencakup:
1. Kerusakan jiwa, dengan cara membunuh
dan memotong anggota tubuh.
2. Kerusakan harta, dengan cara ghoshob dan pencurian.
3. Kerusakan agama dan kafir, dengc melakukan kemaksiatan-kemaksiatan
HADIST
إن قَامَتِ السَّاعَةُ وَفِي يَدِ أَحَدِكُمْ فَسِيلَةٌ فَإِنِ اسْتَطَاعَ أَنْ لَا تَقُومَ حَتَّى يَغْرِسَهَا فَلْيَغْرِسْهَا
Artinya: “Jika terjadi hari kiamat sementara di tangan salah seorang dari kalian ada sebuah tunas, maka jika ia mampu sebelum terjadi hari kiamat untuk menanamnya maka tanamlah.” (HR. Bukhari Lingkungan Hidup dalam Akidah).
Dalam khazanah hadis kita dapati bahwa aktivitas melestarikan lingkungan hidup adalah ibadah. Siapa yang melakukannya, akan ada pahala di sisi Allah. Demikian pula sebaliknya.Menanam pohon merupakan hal yang sangat dianjurkan.
عَنْ جَابِرٍ مَرْفُؤعًا مَامِنْ مُسْلِمِ يَغْرُسُ غَرْسًااِلاَّمَااُكِلَ مِنْهُ لَهُ صَدَقَةٌ وَمَاسُرِقْ مِنْهُ لَهُ صَدَقَةٌ , وَمَااَكَلَتِ الطَّيْرُ فَهُوَلَهُ صَدَقَةٌ ، وَلاَيَرْزَءُؤهُ – اَى يَنْقُصُهُ وَيَأْخُذُمِنْهُ – اَحدْ اِلاَّ كَانَ لَهُ صَدَقَةٌ . – اِلى يَؤمِ الْقِيَامَةِ
Artinya :
“ Rasulullah saw, bersabda, “Seorang muslim tidak menanam tanaman kecuali apa yang dimakan dari tanaman itu menjadi sedekah baginya. Apa yang dicuri dari tanaman itu menjadi sedekah baginya. Apa yang dimakan binatang buas menjadi sedekah baginya. Apa yang dimakan burung menjadi sedekah baginya. Dan tidaklah orang lain mengambil manfaat (dari pohon iti) kecuali menjadi sedekah bagi (penanam)nya.……..”(HR Muslim dari Ibnu Numair).
Komentar
Posting Komentar